Ini Alasan Hipma Gowa Demo Kantor DPRD

himpunan-pelajar-mahasiswa_20170323_132222

Himpunan Pelajar Mahasiswa (Hipma) Gowa berunjuk rasa didepan Kantor DPRD Gowa, Jl. Masjid Raya, Kamis (23/3).

Unras mahasiswa ini meminta pihak Balai Besar Wilayah Pompengan Sungai Jeneberang memberikan kejelasan harga lahan warga yang kena pembebasan lahan Waduk Kareloe.

warga menunjuk titik yang akan dijadikan waduk Kareloe. (TRIBUN TIMUR/WA ODE NURMIN)

Jenderal Lapangan, Syuaib Hafid dalam orasinya menjelaskan jika pada dasarnya warga di dua dusun di Desa Garing Kecamatan Tompobulu bukan tidak mau melepaskan tanahnya.

“Mereka hanya meminta transparansi anggaran terkait dengan dana ganti rugi yang tidak jelas. Mereka hanya mau keadilan dibuka penindasan penggusuran, ” katanya.

Pengunjuk rasa pun menilai jika anggota DPRD Gowa seolah-olah buta dan tuli dengan permasalahan warganya di dua Kecamatan Biringbulu dan Tompobulu.

“Warganya mau digusur, semua anggota dewan malah diam,” katanya lagi. (*)

 

 

Advertisements